AGRITALK Webinar Series – Pertanian Praktis Saat dan Pasca Pandemi Covid-19

//AGRITALK Webinar Series – Pertanian Praktis Saat dan Pasca Pandemi Covid-19

AGRITALK Webinar Series – Pertanian Praktis Saat dan Pasca Pandemi Covid-19

Sebagai bagian dari aktifitas peningkatan atmosfir akademik dan juga peningkatan pengetahuan bagi masyarakat kampus dan umum, pada 14 Mei 2020 Fakultas Pertanian mengadakan kegiatan AGRITAL Webinar Series. Pada Seri 1 ini tema yang diangkat adalah Urban Farming.

Pembicara pada kegiatan ini sebanyak 3 orang, yakni Ir Sonson Garsoni, Dr Supanjani dan M Diapari Harahap, S.P. Acara secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian, Dr Dwi Wahyuni Ganefianti. Sedangkan Dr Musriyadi Nabiu, Dosen Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu menjadi moderator acara.

Ir Sonson Garsoni adalah praktisi urban farming di Jawa Barat. Beliau juga adalah pendiri Posko Hijau dan pemilik kencanaonline.com. Dalam kesempatan ini beliau menyampaiakn tema terkait¬†“Antisipasi pangan selama dan pasca pandemi covid-19 melalui konsep urban farming”. Ir Sonson Garsoni banyak bercerita tentang bentuk-bentuk urban farming yang dapat dilakukan. Karena pembicara ini adalah seorang praktisi yang sudah dalam berkecimpung dalam mengembangkan urban farming, misalnya sawah portable dan pemanfaatan sampah organik. Presentasi lengkap Ir Sonson Garsono dapat diakses pada link ini (download).

Dr Supanjani yang merupakan dosen Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu juga merupakan praktisi urban farming. Beliau memberikan banyak contoh-contoh aktivitas urban farming. Sedangkan M. Diapari Harahap, S.P yang mengembangkan usaha hidroponik, memberikan gambaran lengkap tentang hidroponik dan peluang bisnis dalam bidang hidroponik. Presentasi yang disampaikan M. Diapari Harahap, S.P dapat diakses pada link ini (download).

Rekaman lengkap kegiatan dapat disaksikan di: https://www.youtube.com/watch?v=7oWWIdCTMg4&feature=youtu.be

 

Peserta sangat antusias mengikuti acara ini. Di samping hampir 100 orang yang mengikuti melalui aplikasi Zoom, hampir 200 orang secara aktif mengikuti melalui live FB. Peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari akademisi, dosen, praktisi dan masyarakat umum. Peserta berasal dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.

Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa urban farming dapat dikembangkan menjadi pertanian yang memang berguna untuk menunjang ketahanan pangan. Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, kegiatan urban farming bahkan lebih diperlukan lagi.

Sebagai tindak lanjut kegiatan, Fakultas Pertanian mempersiapkan 50 kegiatan dalam bentuk pengabdian dosen untuk meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan tidur. Kegiatan ini akan dikelola oleh 50 kelompok dosen dengan melibatkan mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan urban farming di pekarangan rumah atau lahan tidur.

AGRITALK ini akan berlanjut pada kegiatan-kegiatan selanjutnya.

@Redaksi (YY)

 

 

 

 

 

By | 2020-06-02T12:05:17+07:00 May 29th, 2020|Categories: Berita|Tags: |0 Comments